Selamat Datang di Blog saya yang sederhana,Terima Kasih Atas Kunjungannya

Rabu, 05 September 2012

PRASASTI



Prasasti yang terbuat dari tanah liat masih kusimpan sampai sekarang, karena waktu itu tanganku tak cukup kuat untuk meletakkan prasasti itu di halaman rumahku. Waktu itu sempat aku berkhayal suatu saat aku akan membawa prasasti itu ke dalam rumahku. 20 tahun berlalu, walaupun kata orang-orang prasasti dari tanah liat akan hancur dalam waktu singkat, tapi nyatanya prasasti itu masih utuh masih tersimpan di bungker bawah tanah. Tapi sekarang aku sudah mempunyai prasasti baru yang terbuat dari emas murni yang tak akan berkarat yang sekarang sudah kusimpan di dalam rumahku bahkan kusimpan di dalam kamarku, bahkan dari prasasti itu telah kubuat prasasti baru yang kuukir dengan tanganku dan kucat dengan darahku, kubuat rangkanya dari tulangku. Takkan kubiarkan prasasti itu keluar sejengkal pun dari rumahku, bahkan ketika orang museum memintanya sekalipun. Kemarin aku buka bungker bawah tanah, ternyata prasasti tanah liat itu masih ada, utuh tanpa cacat sedikitpun. Aku hanya ingin sekedar melihat dan sedikit bernostalgia, aku tidak mungkin membawa prasasti itu ke rumahku.